>>J.Irwansyah.S
Bandar
Khalifah, SBN---Diduga
akibat erosi Kawasan Hutan Mangrove di Desa Kayu Besar Dusun Tiga Dolok
perbatasan Batu Bara Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai
sudah dijadikan perkebunan kelapa sawit. Padahal sebelumnya SD Negeri 106229
Kayu Besar tidak terkenah banjir.
Pantauan SBN dilokasi, Selasa (28/5) sekira pukul 11.30 Wib terlihat SD Negeri
106229 Kayu Besar mengalamai kebanjir Air pasang besar setinggi lutut murid SD
tersebut hinga membuat proses belajar mengajar jadi tergagu.
Hal ini disebabkan dampak dari perabah hutan mangrop oleh pihak-pihak yang
tidak bertangung jawab, hingga membuat perubahan ekosistem di sekitar
kawasan bibir pantai ini.
Terang saja, dikawasan ini banyak warga menaruh harapan dengan menggantungkan
masa depan anak murid SD tersebut. Untuk itu warga berharap pemerinta serius
menangani persoalan banjir Air pasang besar di SD Negeri 106229 Kayu Besar di
Desa Kayu Besar Dusun Tiga Dolok Perbatasan Batubara Kecamatan Bandar Kalifah.
Anggota DPD Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI) Sumut melihat kondisi
ruang belajar disekolah SD Negeri 106229 Kayu Besar di Desa Kayu Besar Dusun
Tiga Dolok perbatasan Batu Bara Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang
Bedagai sangat mengkhawtirkan dan seperti tidak pernah mendapatkan bantuan
Rehab dari Dinas pendidikan Serdang Bedagai.
Pantauan anggota DPD HIPSI Sumut baru-baru ini dilokasi sekolah mendapati
hampir semua ruangan belajar disekolah tersebut rusak berat seperti banyaknya
Asbes yang rusak dan bolong-bolong sehingga proses belajar mengajar sangat
tergangu tak hanya itu ruangan Pelajar kriten tidak sesuai difungsukan dan
begitu juga asbesnya yang rusak dan bolong-bolong serta amburadur.
Menurut informasi lebih lanjut disampaikan tidak mau disebut
namanya, pemerinta diminta serius memperhatikan persoalan erosi Kawasan Hutan
Mangrove di SD Negeri 106229 Kayu Besar Kecamatan Bandar Khalifah
mengakibatkan banjir Air pasang dan juga sekolah tersebut seperti
Asbesnya dan ruangan pelajar agama kristen terlihat seperti kandang
ayam dan begitu juga lapangan sekolah seperti tempat mandi babi diakibatban
banjir Air pasang sehinga citra sekolah tersebut sudah rusak terangnya.
Kepala sekolah Ibu M.Sitorus, SPd. SD Negeri 106229 Kayu Besar hal ini sudah
diajukan, namun sampai saat ini kami tidak tau kelanjutan pengajuan
tersebut ujarnya Wartawan SBN dan Anggota HIPSI Sumut, tetapi tidak juga ada
tanggapan atau pun Realisasinya, ketika Wartawan dan anggota DPD Himpunan HIPSI
Sumut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments