Suara Buruh Nasional

Sabtu, 01 Juni 2013

Wabup Minta Guru Pantau Siswa dari Geng Motor

MERESAHKAN MASYARAKAT

>>Ramli
Bagansiapiapi, SBN---Dengan ulah kenakalan para pelajar yang terlibat dalam aksi perkumpulan geng motor sudah meresahkan seluruh masyarakat luas, tidak terkecuali di daerah Kabupaten Rokan Hilir. Untuk itu, Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir meminta kepada guru untuk memantau kegiatan para siswa dari geng motor supaya para siswa tidak terlibat geng motor yang membuat anarkis.

"Persoalan geng motor saat ini sudah sangat heboh dan meresahkan masyarakat, hampir setiap daerah sudah menjadi kuatir. Penanganan geng motor ini adalah tangungjawab kita semua termasuk orang tua, dan kepada guru di sekolah supaya memantau para siswa dari geng motor, jangan sampai para siswa kita terlibat dari geng motor yang merujung anarkis,"ujar Wakil Bupati Rohil, H. Suyatno AMP. baru-baru ini kepada Wartawan usai sosialisasi dana BOS  di GOR Bagansiapiapi.
Menurut Suyatno, tugas guru adalah untuk mendidik anak supaya bisa berguna bagi bangsa dan orang tua, guru belajar dari pukul 7.00 pagi hingga pukul 13.00 Wib Siang, selama waktu jam belajar merupakan tangungjawab guru di sekolah untuk memantau dan mendidik anak siswanya. namun di luar dari jam belajar sudah diluar dari guru dan tangungjwab orang tua siswa lagi.
"Hal ini yang harus kita perhatikan bersama, mana jam belajar dan jam diluar jam belajar. selain guru, orang tua sangat berperan aktif untuk memantau anak. karna  pada usia sekolah terutama tingkat SMP dan SMA sangat rawan anak membuat hal yang positif. maka kedua pihak harus aktif memantau kegiatan anak terutama membawa kegiatan yang berujung anarkis seperti perkumpulan geng motor ini,"papar Suyatno.
Lanjut Suyatno, Seorang guru harus dapat bekerja dengan baik dan bijak, jangan guru hanya bertugas cukup dengan mengajar setiap hari kepada siswa di sekolah. namun harus bisa memberikan pendidikan yang dapat membawa anak ke hal atau kegiatan positif. Semua sekolah yang ada di Rohil pasti bisa bekerja dengan baik dan dapat bekerjasama untuk membangun Rokan Hilir yang lebih baik, jangan bawa nama Rokan Hilir diluar jelek. namun harus di jaga dan baik.
"Intinya kita harus bisa bekerjasama untuk membawa Rokan Hilir dengan baik, karna Rohil merupakan negeri kita. siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan kita semua. guru merupakan jasa yang besar membawa negeri ini lebih baik, maka harus kita ciptakan sekolah yang lebih baik,'ungkap Suyatno.
Tambah Suyatno, Geng Motor di luar daerah sudah sangat meresahkan masyarakat, tidak hanya di Riau bahkan termasuk isu nasional yang harus di basmi. karna kelompok ini sudah berani membuat anarkis bahkan berani menghilangkan jiwa seoarang untuk mendapatkan apa yang mereka mau. tidak peduli siapa yang di sakitinya. kalau sudah mau menganggu orang, maka dilakukan secara beramai-ramai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments