Madina, SBN---Pondok Pesantren Darul Hadist Hutabaringin Kecamatan Siabu kembali
menggelar pelepasan sekaligus penyerahan ijazah santri/santriah sebanyak 29
santri untuk tahun ajaran 2012-2013 di depan mesjid Ponpes Darul Hadist sebelah
timur Minggu, 10 Juni 2013.
Acara pelepasan ini cukup alot, karna merupakan satu-satunya pondok
pesantren di Kecamatan Siabu yang dihadiri beberapa undangan dari unsur Muspika
kec. Siabu dan Muspida Kab. Madina
ditambah undangan dari utusan masing-masing ponpes yang ada di Madina, termasuk
dari Mustofawiyah Purba Baru, Darul Ikhlas, ditambah dengan wali murid se
Pesantren Darul Hadist, tokoh masyarakat se Siabu.
Anggota DPRD Kab. Madina, Hj. Riadoh Rangkuti dalam sambutannya
mengemukakan, penamatan santri yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud
konsistensi Pesantren Darul Hadist dalam membina dan mencetak generasi penerus.
Generus yang dimaksudkan, katanya, bukan sembarang generasi karena mereka
memiliki mental dan akhlak yang mulia, serta memiliki bekal ilmu pengetahuan
yang siap diamalkan.
“Hal ini sangat penting mengingat generasi muda merupakan aset masa
depan bangsa yang potensial sehingga harus dibekali sejak dini dengan pengetahuan
agama yang tidak hanya berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, dan
lingkungannya tetapi juga sangat penting untuk pembangunan masa depan bangsa
Indonesia,”.
H. Ali Amri Lubis selaku pimpinan Pondok Pesantren Darul Hadist
mengemukakan bahwa, pelaksanaan penamatan santri itu memiliki makna penting
sebagai wahana atau jembatan bagi para pelajar untuk menggapai cita-citanya. Ia
berharap kiranya para santri semakin tumbuh menjadi generasi yang memiliki
akhlak mulia yang membanggakan bagi orang tua, masyarakat, dan pemerintah serta
menjadi generasi penyelamat terhadap peradaban Islam.
“Krisis moral yang melanda negeri ini sudah begitu mengkhawatirkan.
Peredaran dan penggunaan narkoba, VCD porno, aksi kekerasan, kenakalan remaja,
dan sebagainya merupakan contoh perilaku yang tidak baik dan hal ini dipicu
oleh lemahnya pembekalan agama yang diberikan kepada anak-anak kita sejak usia
dini,” tambahnya.
Karena itu, orang tua dan para pembina di Ponpes Darul Hadist dituntut
untuk melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak didiknya. Dan juga
perlu memaksimalkan peran dalam meningkatkan pembinaan dan bimbingan dengan
memberikan bekal pengetahuan agama dan pelajaran-pelajaran akhlakul karimah. >>RG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments