Suara Buruh Nasional

Senin, 01 Juli 2013

Mahasiswa Aksi Turun Ke Jalan Tolak Kenaikan BBM

>> Laporan : Nawan Saragih
Pematangsiantar, SBN---Dalam langkah kebijakan pemerintah, menaikkan harga BBM, mengundang reaksi mahasiswa dari berbagai universitas  di Kota Pematangsiantar antara lain; USI, Nomensen, UISU, ATB, dan Organisasi Ekstra kampus seperti, LMND, HMI, GMKI, Gampar, Sahabat Lingkungan, yang tergabung dalam KBM (Keluarga Besar Mahasiswa)- Siantar, kembali turun ke jalan untuk melakukan aksi penolakan atas kenaikan harga BBM.

            Dalam aksinya mahasiswa yang berkumpul di Lapangan Haji Adam Malik, memulai perjalanan dengan mengelilingi Jalan Sutomo-Merdeka (Pusat Kota) Pematang Siantar, sambil melakukan orasi-orasi politik, lalu menuju ke Makam Pahlawan untuk melakukan upacara dan doa, atas tindakan pemerintah yang sudah tidak sesuai dengan keinginan Masyarakat.
            Setelah melakukan Upacara dan Doa Bersama, Mahasiswa kembali bergerak menuju Universitas HKBP Nomensen Untuk mengajak Elemen Masyarakat, dan mahasiswa yang berada di sekitar kampus untuk bersatu menolak kenaikan harga BBM, dalam orasinya Sabar M. Simbolon, salah satu Mahasiswa USI fakultas Hukum, selaku Kordinator Aksi, mengatakan “Bahwa kenaikan BBM, bukan semata dikarenakan subsidi kepada Masyarakat, namun perlu diperhatikan adanya mark-up anggaran yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan pengeluaran negara dan pemborosan anggaran dalam bentuk studi banding pejabat negara, juga tingginya gaji aparatur negara, maka tidak ada alasan pemerintah mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM, karena akan merugikan masyarakat banyak, termasuk kaum buruh, tani, nelayan dan  rakyat miskin”.
            Selain itu juga Mahasiswa menuntut untuk menghentikan kriminalisasi aparat terhadap aktivis mahasiswa indonesia, nasionalisasi aset-aset yang dikuasai kaum kapitalis, seperti yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi ”Tanah, Air dan segala sumberdaya alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Pemerintah dan diperuntukkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran Rakyat”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments