>> SL.Harahap
Mandau-Duri, SBN---Belum genap berusia 1 bulan bekerja di
kantor PLN Ranting Duri, Manager PLN Ranting Duri Muchsis telah mengukir
prestasi yang gemilang dan patut diacungkan jempol. Dalam kurun waktu kurang
lebih 2 minggu saja Muchsis telah menunjukkan suatu perubahan yang signifikan
di tubuh PLN ranting Duri. Dimulai dari disiplin waktu kerja sampai pola penanganan
kasus yang terjadi dalam ruang lingkup kerja PLN Ranting Duri.
Muchsis mengawali kerja tanpa
ada ngantuk apalagi malas di setiap harinya dibuktikan dengan memberikan
penyegaran terhadap para karyawan PLN dengan cara melaksanakan ‘Apel Pagi’ di setiap
hari dan memberikan wejangan-wejangan yang memotivasi dan membakar semangat
kerja para karyawan. Setelah Apel pagi yang di mulai pukul 07:15 wib tersebut,
barulah kegiatan kerja dimulai. Perubahan yang terjadi di Tubuh PLN Ranting
Duri sangat fantastis, selain menjaga tubuh jasmani agar selalu sehat dan kuat,
para karyawan pun selalu mendapatkan saran, nasehat, penggemblengan bahkan
teguran serta sanksi tegas apabila melanggar peraturan yang ada.
“Saya akan selalu memberikan
doktrin-doktrin tentang ilmu Kelistrikan (PLN) agar semua karyawan dapat
bekerja dengan baik dan secara professional. Dengan arti kata, asumsi dan
persepsi SDM (Sumber Daya Manusia) di rayon Duri ini harus di ‘cuci’ / di
bersihkan dari segala hal-hal yang negatif”, tegas Muchsis kepada beberapa
karyawan PLN pada Rabu (29/05) lalu.
Penegasan seperti itu di lakukan
pihak PLN Ranting Duri terhadap para karyawan, dalam hal ini manager PLN
Muchsis. Karena banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi seputar
penyalahgunaan aliran/arus listrik oleh masyarakat, serta tingginya biaya
pemasangan baru KWH/Meteran dan masih banyaknya masyarakat yang belum
mengetahui syarat-syarat pemasangan KWH serta cara membuat pengajuan pemasangan
baru.
“Saya menginginkan para
pelanggan yang ada di Kecamatan Mandau ini bersih dari semua
pelanggaran-pelanggaran yang menyangkut pemasangan kabel arus PLN dan
Pemasangan KWH/Meteran. Oleh sebab itu saya akan lebih cermat lagi dalam
mengawasi setiap material yang keluar dari kantor PLN. Dan setiap pengeluaran
material dari kantor PLN wajib dan sesuai dengan prosedur/ peraturan yang ada
di PLN”, pungkasnya.
“Dan setiap warga yang ingin
memasang KWH baru, warga harus terlebih dahulu membuat surat permohonan dengan
cara mengisi formulir permohonan pemasangan KWH baru dan membayar biaya
pemasangan sesuai dengan acuan peraturan yang ada di kantor PLN. Dan saya juga
akan turun ke lapangan serta akan memberikan sosialisasi kepada seluruh
masyarakat yang ada di pedesaan perihal cara, syarat dan biaya pemasangan baru
KWH/ Meteran, agar tidak terjadi lagi kesalahan-kesalahan yang selama ini
terjadi dan merugikan masyarakat. Karena sepengetahuan saya, biaya pemasangan
baru KWH/ Meteran Listrik yang terjadi di lapangan sampai saat ini sangat
gila-gilaan dan mencekik leher masyarakat”, tambah Muchsis.
Dan untuk mengantisipasi hal
pelanggaran-pelanggaran tersebut manager PLN melaksanakan dan menjalankan suatu
pola kerja yang akan membawa perubahan kerja yang lebih baik lagi kedepannya.
“Memang pada dasarnya sangat sulit untuk melaksanakan hal tersebut, tapi yang
namanya untuk kemajuan/ memajukan pelayanan PLN Rayon Duri serta meningkatkan
citra PLN di mata para Pelanggan di masa yang akan datang, Saya akan berusaha
semaximal mungkin. Akan tetapi hal itu tidak secara otomatis akan terwujud
tanpa ada kerja sama yang baik di antara manager dan karyawan PLN maupun antara
pihak PLN dengan rekan-rekan media yang ada di kecamatan Mandau – Pinggir
ini”,ucap manager PLN.
“Keberadaan kita dan kinerja kita
di PLN Rayon Duri ini tidak berarti tanpa keberadaan rekan-rekan media
(wartawan) yang ada di kecamatan Mandau ini, karena salah satu wilayah kerja
kita berada di daerah kecamatan Mandau. Sudah menjadi kewajiban bagi kita semua
untuk menjalin kerja sama dengan rekan-rekan media untuk mendapatkan
informasi-informasi yang penting dan berguna bagi kelangsungan kinerja PLN di
Duri ini dan sekaligus memupuk tali sillahturahmi diantara mitra kerja demi
mewujudkan Visi dan Misi PLN khususnya di daerah Rayon Duri ini”, tambah
muchsis lagi.
“Memang, lebih mudah dan cepat
menyelesaikan suatu permasalahan di ruang lingkup external dari pada di ruang
lingkup internal sendiri. Walaupun demikian, saya akan tetap komitment dan maju
terus dengan pola/system kerja yang saya terapkan saat ini di kantor PLN Rayon
Duri agar tercapai semua target kerja dan saya bisa melakukan kaderisasi
terhadap semua rekan kerja saya di Kantor PLN Rayon Duri ini. Dan semua itu
melalui kerja keras, semangat kerja yang tinggi, komitment dengan tugas dan
saling bekerja sama dalam mengatasi semua masalah yang ada. Oleh sebab itu,
semua karyawan yang ada di PLN Rayon Duri ini harus ‘DIINSTAL ULANG’ mulai dari
pola pikir/persepsi, asumsi dan cara kerja untuk mencapai target yang ada”,
ungkap Muchsis mengakhiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments