Suara Buruh Nasional

Sabtu, 10 Agustus 2013

16 Juta Pelajar di Indonesia Terima BSM

Menko Kesra Agung Laksono Kunker ke Tebingtinggi
>>Alfian Haris
Tebingtinggi, SBN---Menko Kesra Republik Indonesia, Dr H R Agung Laksono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tebingtinggi, diterima Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan di rumah dinas walikota Jalan Sutomo, Jumat (19/7). Kegiatan itu dalam rangka melakukan Safari Ramadhan 1434 Hijriah serta temu ramah dengan tenaga guru pendidik se Kota Tebingtinggi di GOR Asber Nasution Jalan Gunung Leuser.

Tampak hadir dalam rombongan Menko Kesra Agung Laksono antara lain, anggota DPD Parlindungan Purba, Leo Nababan, Dirjen Kementrian Pendidikan, Dirjen Kementerian Kesehatan, serta muspida setempat yakni Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djayadi Sik, Kajari Olopan nainggolan SH, Ketua Pengadilan Agama Tebingtinggi serta para pimpinan SKPD se Kota Tebingtinggi.
Menko Kesra Agung Laksono memaparkan, kunjungan kerja ke seluruh daerah itu terkait kesejahteraan masyarakat antara lain bantuan BLSM yang telah tersalurkan 87 persen di seluruh tanah air. Program BLSM merupakan kebijakan dari kompensasi kenaikan harga BBM, pemerintah tidak menginginkan masyarakat miskin terimbas dengan hal tersebut dan kepada pelajar akan mendapatkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) setingkat SD, SMP/MTs dan SMA.
Agung Laksono juga berharap semua siswa yang mendapatkan bantuan BSM tersebut bisa terus melanjutkan sekolah, diperhitungkan hal itu bisa mengurangi jumlah anak putus sekolah. “Saya mengingatkan peran guru yang proaktif untuk mencatat siswanya yang tergolong miskin, mendekati miskin dan sangat miskin dan untuk itu lebih diutamakan bagi masyarakat yang memiliki KPS. Siswa tersebut berhak menerima BSM”, ungkap Agung Laksono.
Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memaparkan seputar kesiapan program pendidikan Kurikulum 2013 di kota itu. “Keinginan untuk melaksanakan ada, tetapi masih adanya kendala karena para guru belum mendapatkan diklat, materi buku untuk siswa agar dibagikan dengan cepat, belum semua sekolah SMP, SMA belum dibiaya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada Kurikulum 2013 dan listrik untuk kemajuan peningkatan belajar siswa serta guru sangat kurang pasokannya”, paparnya.
Dibidang kesehatan, program kesehatan dibiaya oleh Jamkesmas dan juga ditanggung oleh program Jamkesda. “Kami mengajukan RTLH sebanyak 1.000 di Kota Tebingtinggi dan mengadakan program pengentasan kemiskinan dengan melakukan perbaikan ekonomi seperti meliputi UMKM, kelompok tani dan kelompok masyarakat”, papar Umar Zunaidi.
Disela-sela kegiatan temu ramah tersebut, Menko Kesra Agung Laksono didampingi Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memberikan bantuan pada program pendidikan di Kantor Kementrian Agama Kota Tebingtinggi, Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi, bantuan kelompok tani, bantuan kepada pelajar berprestasi serta bantuan kepada kelompok tani melalui KUR BRI.
Dalam kesempatan itu, Menko Kesra juga menyerahkan sejumlah bantuan antara lain, kenderaan (mobil) ambulance 1 unit kepada Dinas Kesehatan, traktor dan hand traktor 4 unit kepada Dinas Pertanian dan SMK Negeri 4, bantuan pendidikan guru agama berupa 50 CD edukatif melalui Kantor Kemenag Kota Tebingtinggi, beasiswa kepada 3 mahasiswi Akbid, Kredit Usaha Rakyat Mikro BRI kepada 5 orang, perangkat penjernih air kepada RSUD Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi serta 500 Paket Kebersihan Badan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan setempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments