>> J. Irwansyah. S
Sergai, SBN---Sekitar 1035 Hektar sawah milik
petani di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang
Bedagai, gagal panen pada musim ini akibat terendam air Hujan dan Banjir
kiriman dari sungai belutu desa silao merawan yang tidak berpintu.
Informasi yang dikutip SBN dari petani, H.Hutabarat mengatakan,
usia tanam padi sekitar 90 hari sudah siap panen, tapi sebelumnya sawah petani
sering kekeringan pada saat musim kemarau, pada saat musim hujan selalu banjir
dari pintu intek exdam pondok banjar kawasan Kebun Rambutan di sungai belutu
tidak berpintu di Desa silao merawan Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga
menghambat biji padi tersebut dan perkembangan padi lambat akibat dimusim
kemarau pada bulan agustus 2013 yang lalu.
Tanaman
padi sebelumnya tumbuh normal, kata dia, karena pasokan air maksimal tetapi
setelah kemarau, pada saat musim hujan selalu banjir dari pintu intek exdam
pondok banjar Kebun Rambutan disungai belutu tidak berpintu diDesa silao
merawan kawasan PT.PN3 Kebun Rambutan merusak sawah tersebut dan menyebabkan
petani gagal panen.
Sementara
itu Gumin petani lain di perbatasan Dusun VI Pematang
Bulu menuturkan, sawah sepanjang saluran pembuangan dari pintu intek
exdam pondok banjar kawasan Kebun Rambutan disungai belutu tidak berpintu
jalur irigasi ke Desa Suka Damai jalan Pintu Air Kecamatan Sei Bamban, sehingga
tanaman padi tidak berisi maksimal.
Resiko gagal panen petani di daerah Desa Pematang Terang dan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin cukup tinggi, kata dia, kemarau berkepanjangan kesulitan memperoleh kiriman air, selain itu penyebabnya banjir dari pintu intek exdam pondok Banjar Kawasan disungai belutu tidak berpintu tidak berpintu diDesa silao merawan PTPN3 merendam sawah.
Resiko gagal panen petani di daerah Desa Pematang Terang dan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin cukup tinggi, kata dia, kemarau berkepanjangan kesulitan memperoleh kiriman air, selain itu penyebabnya banjir dari pintu intek exdam pondok Banjar Kawasan disungai belutu tidak berpintu tidak berpintu diDesa silao merawan PTPN3 merendam sawah.
Ketua
IP3A Kabupaten Serdang Bedagai Bapak Warno( 69 ) Rabu (11/09) pukul 12:00 Wib
kepada wartawan menuturkan, air hujan dan banjir dari pintu intek exdam pondok
banjar kawasan kebun rambutan di Sungai Belutu tidak berpintu di Desa Silao
Merawan sering menjadi penyebab gagal panen, karena padi tidak mampu bertahan
sehingga mengering.
Menurut
Anggota DPRD Serdang Bedagai Drs. H. Syayuti Nur, M.Pd, Selasa (10/09) pukul
12:00 Wib bahwa dana anggaraan dari Sumatra Utara untuk pembangunan
infrastruktur berupa normalisasi dan peleningan irigasi atau penembokan benteng
irigasi baja disungai padang sudah tersedia kalau Bupati Ir. H. Soekirman
serdang bedagai membebaskan lahan pertanian 5 H untuk pembangunan tersebut
belum bisa direalisasikan Bupati Sergai.
Lanjut Drs. H. Syayuti Nur, M.Pd, menurut Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 memberikan
pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat sebagai mana dimaksud dalam pasal 3
angka 14, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Namun ironisnya Bupati sergai Ir.H.Soekirman tidak tegas terhadap PSDA
Sergai tidak peduli terhadap empat kecamatan yaitu, Kecamatan Tebing Tinggi,
Kecamatan Sei Bamban, Kecamatan Sei Rimah, Kecamatan Tanjung Beringin bahwa
pemberitaan Wartawan SBN diterbitan ONLINE diminta
Gubernur Sumatra Utara dituding Bupati Sergai Ir.H. Soekirman tidak peduli
terhadap petani Desa Tebing Tinggi ketika wartawan SBN memberikan terbitan
ONNILE pada Senin (19/08) Sekdakab Drs.H. Haris Fadilla, Msi mengatakan, bahwa
Kepala Dinas Pertanian sergai yang berwewenang untuk menjawab atas pemberitaan
media SBN edisi tersebut. Ketika Wartawan SBN konfirmasi kepada kepala Dinas
Pertanian bahwa Pompanisasi akan dianggarkan Ke APBD Tahun 2014 tidak tetap
sasaran.
Menurut
informasi Wartawan SBN terhadap para petani bahwa pompanisasi itu tidak berguna
kalau Debet Air yang biasanya digunakan para petani yaitu Sungai Sei Rampah
kekeringan pada saat di musim kemarau, maka IP3A Warno mengambil kebijakan
pengambilan debet air berasal dari Sungai Sibarao Desa Pertapahan Kecamatan
Tebing Tinggi kawasan PTPN3 Kebun Rambutan Kabupaten Serdang Bedagai.
Ketika
terbitan Edisi 186, 22-30 Agustus 2013 Petani Desa Tebing Tinggi Belum Merasa
Kemerdekaan, Saat dikonfirmasi SBN ASS II A.Damanik, Rabu (28/8)
mengatakan, bahwa Kepala Dinas PSDA Sergai yang berwewenang untuk menjawab atas
pemberitaan media SBN edisi tersebut. Sementara itu Kepala Dinas PSDA
Sergai saat dikonfirmasi SBN tidak ada di kantornya, bahkan dihubungi melalui via
telepon seluler ternyata tidak aktif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments