Medan, SBN---Tepuk tangan meriah dan sorak
sorai gemuruh memecah aula SMA Kartika Medan saat Direktur Umum dan Sumber Daya
Manusia PT Jamsostek (Persero) Amri Yusuf menginspirasi ratusan siswa di
jalan Gaperta Medan, senin (20/5), sebagaimana siaran pers jamsostek Kanwil
Sumbagut, hari ini.
Kegiatan
ini merupakan keterlibatan PT Jamsostek (Persero) atas Gebrakan Kementerian
BUMN yang menginstruksikan semua Direksi BUMN utk melakukan Gerakan Direksi
Mengajar. Dihadapan ratusan siswa/siswi SMA Kartika, Amri memotivasi para siswa
untuk tidak merasa rendah diri menimba ilmu di SMA yang mungkin saja tidak
terlalu diperhitungkan di Kota Medan.
“Saya bangga menjadi alumnus SMA kita ini. Trimakasih buat Guru guru yang telah membimbing saya ,” ucap Amri mengawali sambutan yang disambut tepuk tangan riuh pelajar.
“Saya bangga menjadi alumnus SMA kita ini. Trimakasih buat Guru guru yang telah membimbing saya ,” ucap Amri mengawali sambutan yang disambut tepuk tangan riuh pelajar.
Turut
hadir dari Kanwil Jamsostek Sumbagut Kepala Sumber Daya Manusia Cotta
Sembiring, Kepala Pemasaran Astan Pane, Kepala Teknologi Informasi Cabang
Belawan Sanco Simanullang dan sejumlah staf.
Dikisahkan
Amri, SMA Kartika dimasa tahun 1980 an pernah menjadi juara II
sepak bola tingkat SMA di Kota Medan, yang kebetulan pada saat tersebut, Amri
bertindak sebagai Kapten kesebelasan. Selain itu, pada masanya, SMA Kartika
aktif dalam berbagai kegiatan seperti kebolehan dalam tarik suara yang sempat
tampil dalam acara Gita Remaja di TVRI Medan yang di latih Ibu Ritonga. Selain
itu Amri dan teman teman mudanya juga aktif dalam perayaan HUT RI, kegiatan
keagamaan Isra Miraj, Maulid Nabi, bahkan sempat jadi juara MTQ tingkat
Kecamatan. “Pokoknya jangan pernah merasa minder. Jangan pikirkan nomor dua.
Usahakan tetap menjadi nomor satu.,” katanya.
Pria
yang menyelesaikan SMP Negeri I Medan dan alumnus Diploma USU, dan S1 STIE Nusa
Bangsa, juga menjelaskan program jamsostek sebagai program pemerintah
yang menyelenggarakan perlindungan sosial kepada tenaga kerja berupa Jaminan
Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pemeliharaan
Kesehatan.
Ayah
tiga anak ini menerangkan rasa bangganya menjadi posisi jamsostek yang akan
berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 1 Januari 2014. Amri yang
lulusan S2 Akuntasi Fakultas Ekonomi UI, berkarier mulai dari staf operasi di
Kantor Cabang Jamsostek Salemba tahun 1985 ini mengutip prinsip Dr.
Stpehen R Covey dalam bukunya seven habits of highly effective people, first
things first and the 8th habit.
Ditambahkan
Amri yang sejak agustus 2012 menjadi Direktur Umum dan SDM Jamsostek, hanya 10
persen dari dalam diri kita yang akan menentukan masa depan kita. Selebihnya,
lanjutnya, 90 persen yang lain ditentukan oleh reaksi / respon kita
terhadap kejadian lain terjadi pada kita.
Pada
sesi diskusi, para pelajar dan guru guru bertanya sangat antusias dan meriah,
terlebih PT Jamsostek (Persero) menyediakan hadiah dan souvenir menarik. Amri
mengingatkan para siswa jika kelak telah bekerja diperusahaan, untuk tidak lupa
meminta hak dasar yaitu perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Selain itu,
guru guru swasta pun diwajibkan mengikuti program jamsostek karena merupakan
amanah Undang undang. Di akhir acara, Amri memberikan tali asih dan bantuan
berupa buku buku, laptop dan alat sekolah lainnya. >>rel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments