>>Alfian Haris
Tebingtinggi,
SBN---Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Tebingtinggi
menyalurkan zakat mal (zakat harta) kepada 1.000 orang kaum dhu’afa masing- masing
Rp 200.000/orang yang tersebar di 5 kecamatan se Kota Tebingtinggi, Kamis (1/8)
di gedung Balai Pertemuan Kartini Jalan Imam Bonjol kota setempat.
Turut hadir dalam penyerahan zakat tersebut,
Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, Ketua Umum Bazda Kota
Tebingtinggi, H Irham Taufik SH MAP diwakili Sekretaris Kantor Kemenag
Tebingtinggi Drs H Hamdani MA, Sekdako Johan Samose Harahap SH MAP, Ketua MUI
Drs H Ahmad Dalil Harahap serta Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Drs M Nasir
Pane.
Ketua Umum Bazda Tebingtinggi, H Irham Taufik SH
diwakili Drs H Hamdani MA dalam laporannya menyampaikan, hasil penerimaan
zakat, infaq dan sedekah tahun 2012 sebesar Rp 432,332 juta sedangkan saldo kas
tahun 2011 sebesar Rp 166,676 juta sehingga jumlah kas tahun 2012 sebesar Rp
599 juta terdiri dari penerimaan zakat Rp 84,5 juta dan infaq Rp 347,832
juta.
Disebutkan bahwa Bazda Tebingtinggi telah
menyalurkan dana zakat dan infaq kepada mustahik (penerima zakat) sebesar Rp
494,455 juta terdiri dari bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 14,150 juta,
bantuan modal usaha dana bergulir Rp 233 juta untuk 233 pelaku usaha kecil,
fakir miskin sebesar Rp 128 juta dengan mustahik 60 orang, sarana ibadah
sebesar Rp 6 juta, muallaf, musafir dan fisabilillah Rp 2.050 juta. “Pada hari
ini kita menyarahkan santunan kepada seribu kaum dhuafa masing-masing sebesar
Rp 200 ribu”, paparnya.
Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan
dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada tim Bazda Kota Tebingtinggi yang
dinilai turut berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan melalui
program-program yang telah menyentuh lapisan masyarakat terbawah. Namun
demikian, walikota meminta jajaran Bazda Tebingtinggi untuk memperhatikan
pelayanan kepada muzakki sesuai standart manajemen mutu serta tetap memperbaiki
mekanisme pendistribusian zakat kepada mustahik.
Sedangkan kepada para mustahik penerima zakat,
Walikota berharap agar setelah menerima santunan zakat tersebut jangan langsung
beramai-ramai menghabiskannya ke pusat pasar untuk berbelanja yang tidak
bermanfaat bagi keluarga. “Pergunakanlah sebaik-baiknya apalagi menjelang
lebaran Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi”, pesan walikota.
“Kita bersyukur jumlah penerima zakat tahun ini
bisa bertambah menjadi seribu orang dibandingkan tahun lalu sebanyak 750 orang.
Kedepan diharapkan kaum muzakki (pemberi zakat) bisa lebih banyak
lagi sehingga penerimanya pun bisa bertambah banyak lagi. Penerima zakat pun
sebenarnya bisa juga menyisihkan sedikit rezeki-nya, misalnya dari Rp 200 ribu
yang diterima disisihkan Rp 10 ribu kepada orang yang lebih membutuhkannya
lagi”, pesan Umar Hasibuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments