>>M. Sahrum
Lubuk Pakam, SBN---Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan ajak pemuka agama dan tokoh
masyarakat tingkatkan kebersamaan untuk memacu percepatan pembangunan. Dengan
kemajuan teknologi di era globalisasi sekarang ini tantangan yang akan kita
hadapi dipastikan akan semakin berat dan kompleks. Karenanya mari terus kita
pupuk rasa kebersamaan karena hanya dengan itu kita dapat menjawab berbagai
tantangan seperti yang teklah dilakukan para pejuang pendahulu kita dalam
merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini.
Hal itu dikemukakannya dihadapan seratusan pemuka agama, tokoh masyarakat dari
22 kecamatan di Aula Kantor Camat Batang Kuis, Selasa (27/8) pada pertremuan
silaturahmi peningkatan kerja sanma yang digagas Badan Kesbang Linmas Deli
Serdang.
Pada kesempatan itu, bupati menyebutkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir
memimpin Deliserdang pada dasarnya sudah banyak yang kita lakukan di daerah
ini. Meski berbagai prestasi telah berhasil diraih, namun masih ada beberapa
program yang belum tercapai, katrenanya mari kita terus bergandengan tangan
untuk melanjutkan pembangunan di Deliserdang.
Secara gamblang, Drs H Amri Tambunan menyebutkan meski kita telah berhasil
meletakkan dasar-dasar dan fondasi pemerintahan hingga berhasil menorehkan
prestasi baik tingkat regional, nasional maupun internasional namun disana-sini
masih ada terjadi kekurangan. Seperti pungutan-pungutan liar masih mewarnai
pemerintahan di Deliserdang. Semua itu harus dibersihkan dari pemerintahan kita
di Deli Serdang.
Bagi saya, “jual beli” jabatan haram hukumnya. Karena itu, dalam pengisian
jabatan tidak pernah dilakukan pengutipan. Namun hal-hal seperti ini masih
terdengar di lapisan bawah, semua itu harus kita bersihkan, dengan mengharapkan
dukungan seluruh elelem masyarakat Deliserdang, kata bupati yang disambut tepuk
tangan pemuka agama dan tokoh masyarakat yang memadati Aula Kantor Camat Batang
Kuis.
Menurut bupati, meski dirinya memiliki kebanggaan mampu menghantarkan
Deliserdang hingga ke posisi sekarang ini, dimana Deliserdang telah mampu
menjadi “lilin penerang” di Sumut terhadap keburaman pemerintahan sekarang ini,
namun dirinya sangat mengharapkan dukungan seluruh pemuka agama dan tokoh
masyarakat agar berbagai program yang masih terkendala dapat terus kita
lanjutkan. Kerangka dan pijakan-pijakan yang telah kita lakukan haruslah terus
kita lanjutkan untuk kemaslahatan masyarakat Deliserdang.
Dari sejumlah pemuka agama dan tokoh masyarakat yang hadir terlihat, Ketua
F-KUB Deliserdang H Waluyo, Drs H Yusuf Hadi (Majelis Ulama Kabupaten), Ketua
PGI Pdt J Tampubolon STh, Ketua BKAG Pdt Robinson Hasibuan serta Muspika
Kecamatan Batang Kuis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments