Suara Buruh Nasional

Jumat, 06 September 2013

Pemkab Deliserdang Dukung Pelaksanaan Sinode Am GKPI Ke 19 Di Sibolangit

>>M. Sahrum 
Lubuk Pakam, SBN---Pemkab Deliserdang mendukung pelaksanaan Sinode Am GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) ke 19 di Suka Makmur Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang, yang akan digelar, 27-31 Agustus 2013. Karena pembangunan spiritual adalah salah satu prioritas pembangunan, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Deliserdang yaitu Deliserdang yang maju bersama masyarakatnya yang religius dan bersatu dalam kebhinekaan.

            Demikian disampaikan Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars didampingi Asisten I Drs Syafrullah S Sos, Dandim 0204/DS Letkol Arh Syaepul Mukti G SIP, mewakili Kadis Infokom Drs Ronal Manurung, dan mewakili Kaban Kesbang Edy Habeahan saat menerima audiensi pantia pelaksanaan Sinode Am GKPI ke 19 yang dihadiri Sekjen GKPI Pdt O Pasaribu MTh bersama ketua panitia Saut Parlindungan Simamora didampingi Pdt J Tampubolon STh, T Nainggolan, Ir W Opungsunggu, dan Drs Saut Rajagukguk, Kamis (22/8) sore di kantor Bupati Deliserdang di Lubuk Pakam.
            Melalui Sinode Am ke 19 GKPI, Wabup berharap GKPI dapat merumuskan program-program kerja demi kemajuan pelayanan GKPI dengan mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan sebagai kunci pemersatu bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan itu, Wabup akan berusaha memberikan pelayanan terbaik atas Sinode Am GKPI dengan memerintahkan Camat Sibolangit untuk tetap memonitor kegiatan itu.
            Sebelumnya, ketua panitia Saut Parlindungan Simamora mengatakan Sinode Am GKPI berlangsung sekali 3 tahun yang akan dihadiri sekira 600 orang pendeta GKPI dari seluruh Indonesia untuk membahas dan mengevaluasi kerja dan merumuskan program kerja kedepan. Pada kesempatan itu, ketua panitia meminta kehadiran Bupati Deli Serdang untuk memberikan sambutan.
            Sementara Sekjen GKPI Pdt O Pasaribu MTh mengatakan GKPI yang saat ini memiliki 1350 Gereja berkewajiban membina dan membimbing warganya menjadi warga negara yang baik dan bertanggungjawab, dengan tujuan agar kehadiran Gereja di Indonesia menjadi nyata sebagai bagian integral dari Bangsa dan Negara ini, dan agar warganya menyadari bahwa di samping sebagai warga Kerajaan Allah mereka juga merupakan warga negara yang sepenuhnya ikut bertanggungjawab dalam mewujudkan cita-cita Bangsa dan Negara di dalam kehidupan masa kini dan masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments