>>M.
Sahrum
Lubuk Pakam, SBN---Pemkab Deliserdang mendukung pelaksanaan Sinode Am GKPI
(Gereja Kristen Protestan Indonesia) ke 19 di Suka Makmur Kecamatan Sibolangit
Kabupaten Deliserdang, yang akan digelar, 27-31 Agustus 2013. Karena
pembangunan spiritual adalah salah satu prioritas pembangunan, sesuai dengan
visi dan misi Pemerintah Kabupaten Deliserdang yaitu Deliserdang yang maju
bersama masyarakatnya yang religius dan bersatu dalam kebhinekaan.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars didampingi
Asisten I Drs Syafrullah S Sos, Dandim 0204/DS Letkol Arh Syaepul Mukti G SIP,
mewakili Kadis Infokom Drs Ronal Manurung, dan mewakili Kaban Kesbang Edy
Habeahan saat menerima audiensi pantia pelaksanaan Sinode Am GKPI ke 19 yang
dihadiri Sekjen GKPI Pdt O Pasaribu MTh bersama ketua panitia Saut Parlindungan
Simamora didampingi Pdt J Tampubolon STh, T Nainggolan, Ir W Opungsunggu, dan
Drs Saut Rajagukguk, Kamis (22/8) sore di kantor Bupati Deliserdang di Lubuk
Pakam.
Melalui Sinode Am ke 19 GKPI, Wabup berharap GKPI dapat merumuskan
program-program kerja demi kemajuan pelayanan GKPI dengan mensosialisasikan 4
pilar kebangsaan sebagai kunci pemersatu bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI
dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan itu, Wabup akan berusaha memberikan pelayanan
terbaik atas Sinode Am GKPI dengan memerintahkan Camat Sibolangit untuk tetap
memonitor kegiatan itu.
Sebelumnya, ketua panitia Saut Parlindungan Simamora mengatakan Sinode Am GKPI
berlangsung sekali 3 tahun yang akan dihadiri sekira 600 orang pendeta GKPI dari
seluruh Indonesia untuk membahas dan mengevaluasi kerja dan merumuskan program
kerja kedepan. Pada kesempatan itu, ketua panitia meminta kehadiran Bupati Deli
Serdang untuk memberikan sambutan.
Sementara Sekjen GKPI Pdt O Pasaribu MTh mengatakan GKPI yang saat ini memiliki
1350 Gereja berkewajiban membina dan membimbing warganya menjadi warga negara
yang baik dan bertanggungjawab, dengan tujuan agar kehadiran Gereja di
Indonesia menjadi nyata sebagai bagian integral dari Bangsa dan Negara ini, dan
agar warganya menyadari bahwa di samping sebagai warga Kerajaan Allah mereka
juga merupakan warga negara yang sepenuhnya ikut bertanggungjawab dalam
mewujudkan cita-cita Bangsa dan Negara di dalam kehidupan masa kini dan masa
depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments