Suara Buruh Nasional

Jumat, 17 Mei 2013

Pers Harus Jalin Komunikasi Yang Baik



>>Alfian Haris
Tebingtinggi, SBN---Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan mengajak seluruh insane pers yang tergabung dalam wadah Unit Wartawan Pemko Tebingtinggi agar satu persepsi membangun kemitraan bersama dalam menjalin komunikasi, sebab tanpa komunikasi yang intens akan terbangun satu opini yang negative.

“Cek dan balance (keseimbangan) dalam penyajian pemberitaan itu sangat penting, namun untuk menyatukan mindset (pola pikir) itu sangat sulit dan sangat luar biasa untuk bisa dilakukan”, demikian pesan Umar Zunaidi Hasibuan usai mengukuhkan Pengurus Unit Wartawan Pemko Tebingtinggi, Kamis sore (16/5) di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
Menurut Umar Hasibuan, wartawan harus profesional dengan keilmuan yang dimilikinya serta memiliki etika dan norma-norman standar yang berlaku. “Apa yang dilakukan saat ini (pengukuhan unit wartawan) bernilai positif bagi pemko dan wartawan, melalui moment ini akan terbangun kesamaan persepsi, komunikasi bersama, jalinan silaturahmi serta interaksi, sebab manusia sebagai mahluk sosial harus berinteraksi antara satu dengan lainnya dalam hal ini wartawan dengan pemerintah kota”, katanya.
Sebelumnya, Ketua Unit Wartawan Pemko Tebingtinggi Selamat Riadi Kasidi mengajak seluruh insan pers yang tergabung dalam wadah unit wartawan pemko agar menyatukan persepsi dan mindset agar terbangun jalinan komunikasi yang kuat. “Kita memang sengaja tidak membuat pakaian seragam, bukan karena abangda (walikota) tidak mendukung, untuk apa kalau pakaiannya seragam tapi persepsi dan mindset-nya berbeda-beda, setelah kita bisa menyatukan persepsi dan mindset baru kita minta abangda Umar yang ‘menseragamkan’ wartawan unit pemko”, cetus Selamat yang akrab disapa Memet.
Pada kesempatan itu, Memet juga meminta keterbukaan Pemko Tebingtinggi dalam menginformasikan setiap program kerja maupun rencana pembangunan daerah agar tidak terjadi salah persepsi dikalangan wartawan dalam menyoroti kinerja setiap SKPD di kota itu. “Kita bisa menilai buruknya komunikasi antara wartawan dengan pihak pemerintah kota, salah satu contoh, hingga saat ini wartawan pemko belum tahu apa-apa saja kegiatan menjelang hari jadi kota Tebingtinggi, sebab biasanya setiap kali menjelang hari jadi pasti pemko menggelar temu pers”, ungkap Memet.
Senada dengan Memet, mewakili Ketua Perwakilan Cabang PWI Tebingtinggi Hasan Damanik juga mengajak wartawan untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas kewartawanan. “Diakui memang saat ini cukup banyak orang yang menyandang status sebagai wartawan tapi tidak memahami profesi wartawan yang sebenarnya. Mari kita jaga profesi kewartawanan kita dengan tetap menjaga sikap dan etika sehingga tidak memalukan profesi kita sebagai wartawan”, pesan Hasan Damanik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments