>>Alfian Haris
Tebing Tinggi, SBN---Dinas Sosial dan Tenaga
Kerja Pemko Tebingtinggi memberikan bantuan atap, lantai dan dinding (Aladin)
kepada 75 warga tidak mampu. Bantuan rehabilitasi rumah itu masing-masing
bernilai Rp12 juta untuk pengadaan bahan bangunan dan Rp3 juta untuk upah
tukang.
Sosialisasi bantuan itu dilaksanakan Dinsosnaker, Selasa (28/5), di aula TC
Sosial Jalan Pendidikan. Hadir dalam sosialisasi Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi
Hasibuan, MM, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Drs. Hasanuddin Siregar serta
puluhan warga penerima Aladin.
Kadisosnaker Drs. Hasanuddin Siregar, melaporkan hingga 2012, rumah tangga
miskin (RTM) yang berhasil direhabilitasi sebanyak 1.725 unit, tersebar di lima
kecamatan. Artinya, sejak program Aladin terlaksana, rehabilitasi rumah tangga
miskin mencapai 20 persen dari total RTM yang ada mencapai 8.292 unit.
Disampaikan, rehabilitasi melalui pendanaan APBD 2009hingga 2012 sebanyak 1.438
unit ditambah bantuan Kementerian Sosial RI 100 unit. Kemudian, bantuan
dari Dinas Tarukim Provsu sebanyak 187 unit. “Pada 2013 bantuan yang diberikan
mencapai 75 unit, yang dilaksanakan dalam dua tahap, yakni 45 unit tahap I dan
30 unit tahap II,” terang Hasanuddin.
Wali Kota Ir.H.Umar Z Hasibuan, MM, dalam arahannya mengatakan Pemko
Tebingtinggi menjadikan program Aladin sebagai program utama dalam mengentaskan
kemiskinan di kota Tebing Tinggi. “Kita sedang melakukan kontak dengan Menteri Perumahan
Rakyat untuk mendapatkan bantuan 1.000 RTM. Tahun ini Insyaallah terkabul,”
ujar Wali Kota.
Kepada penerima bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni, Wali Kota berpesan,
bantuan sebesar Rp15 juta tidaklah cukup untuk perbaikan total. Dana itu hanya
stimulus, agar warga berupaya membangun rumah mereka melalui upaya mandiri.
“Pemko Tebing Tinggi hanya membantu, penerima harus melanjutkannya,” himbau
Umar Z Hasibuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments