Suara Buruh Nasional

Jumat, 16 Agustus 2013

Calon Haji Asal Tebingtinggi Ditepung Tawari

>>Alfian Haris 
Tebingtinggi, SBN---Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM menepung tawari jemaah calon haji asal Kota Tebingtinggi sebanyak 152 orang, Sabtu malam (27/7) yang dilaksanakan oleh IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kota Tebingtinggi. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, Kepala Kantor Kemenag H Hasful Husnain, Sekjen IPHI Sumatra Utara H Chairuddin, Kepala Bagian Kesra Pemko Sahbana Hasibuan, Ketua MUI Drs H Ahmad Dalil Harahap, Ketua Pengadilan Agama serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. 
Kepada para calon jemaah haji Walikota berpesan, tetap menjaga kebersamaan dan saling membantu serta tidak hanya mementingkan diri sendiri, “Lakukanlah ibadah dengan iklas dengan memperbanyak istighfar, menghindari takabur serta perkataan kotor apalagi saling berbantahan atau pertengkaran, laksanakanlah ibadah karena Allah Swt”, pesan Walikota. 
Disebutkan juga oleh walikota bahwa perjalanan haji saat ini tidak seperti dahulu, kalau ada uang sudah bisa langsung berangkat. “Kesulitannya sekarang ini, mencalonkan diri untuk menjadi haji harus menunggu 6 tahun mendatang, pada kesempatan ini di sampaikan kepada calon haji yang akan berangkat agar mempersiapkan fisik dan yang paling utama adalah menjaga kesehatan”, pesan walikota. 
Selanjutnya dikatakan, pintar-pintar menggunakan waktu di sana nantinya, “Kita harus paham disana nantinya hanya mengharapkan keridaan ALLAH semata-mata, ibadah haji adalah ibadah yang paling komplit, antara lain menggunakan fisik yang kuat  dan doa, yang sangat perlu adalah insaf, fisik dan duit. kepada yang berangkat ini harus selalu tawakal dan sabar kepada Allah”, pesannya lagi. 
Pada kesempatan itu, Walikota Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan bantuan sebesar Rp 2,5 juta kepada pengurus IPHI Kota Tebingtinggi, 10 helai kain sarung dan 50 jilbab di terima oleh Ketua IPHI Kota Tebingtinggi H Saman M.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments