Suara Buruh Nasional

Jumat, 16 Agustus 2013

Pemko Tebingtinggi Peringati Malam Nuzulul Qur’an

>>Alfian Haris 
Tebingtinggi, SBN---Peringatan Malam Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan Pemko Tebingtinggi di Mesjid Raya Nur Addin Jalan Suprapto Kota Tebingtinggi, Jumat malam (26/7) dihadiri Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menghadirkan Al Ustadz Drs H Amhar Nasution MA dari Kota Medan.

 Walikota Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan bahwa malam Nuzul Qur’an adalah malam dimana pertama turunnya ayat Al Quran yang merupakan petunjuk dan tuntunan bagi ajaran umat Islam di dunia. ”Hendaknya dimalam Nuzul Al Quran ini kita lebih banyak bertawaduk serta berserah diri kepada Allah dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya”, kata Umar Hasibuan.
Menyikapi kebiasaan Masjid-Masjid yang sunyi dari jamaah ketika hendak berakhirnya Ramadan, Walikota hanya meminta kepada warga untuk memakmurkan mesjid dan jangan lupa membayar zakat Fitrah bagi yang mampu. Sedangkan masalah keamanan, Umar Zunaedi meminta kepada masyarakat Kota Tebingtinggi untuk meningkatkan kewaspadaan atas banyaknya aksi pencurian yang terjadi menjelang Lebaran. “Jaga kewaspadaan dalam lingkungan masing-masing,” ajak Umar Zunaidi.
            Al Ustadz Drs H Amhar Nasution dalam taushiyahnya menyampaikan, barang siapa yang menjadikan Al Quran sebagai kekasihnya maksudnya dengan membaca dan memahaminya, maka ia akan menjadi penghuni surga. “Al Qur’an adalah kitab suci yang sampai saat ini belum ada perubahan. Yang kagum terhadap Al Qur’an bukan orang Islam saja melainkan banyak orang dari luar agama Islam”, jelas Ustadz Amhar.
 Ayat Al Quran diturunkan oleh Allah Swt benar-benar dipercaya isinya sebagai petunjuk, dan orang yang baik itu bisa mencegah orang yang berbuat jahat dan menyuruh orang berbuat baik, “Perlu perhatian kepada para orang tua, anak anak sekarang banyak yang tidak bisa baca Al Qur’an, mari kita bombing anak-anak kita untuk belajar Qur’an yang merupakan petunjuk bagi manusia”, pesan Ustadz Amhar.
 Kegiatan Malam Nuzulul Qur’an itu diwarnai dengan penyerahan tali asih kepada 60 orang anak yatim, pemberian 10 buah kain sarung untuk pengurus Masjid serta membantu Kenaziran Mesjid Raya Nur Addin sebesar Rp 2,5 juta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comments